Friday, August 23, 2013

Ujian Nasional Jangan Dihapus

0 comments
Ujian Nasional (UN) Jangan Dihapus, itulah kinginan beberapa tokoh berpengarauh di Negara kita. Prof.Dr.Sri Edi Swasono (Guru Besar Universitas Indonesia (UI)) menyampaikan bahwa jangan ada yang berpikiran untuk menghapuskan UJian Nasional (UN). Sebab, UN tidak semata-mata tuntutan penjaminan mutu pendidikan, tapi lebih dari itu, UN masih menjadi faktor penting untuk menyatukan pola pikir serta mempertebal nasionalisme bangsa Indonesia. Demikian dikatakan Ketua Umum Majelis Luhur Taman Siswa , Sri Edi Swasono, usai memimpin upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di kompleks Perguruan Tamansiswa, Yogyakarta, Kamis (2/5).

Namun, diakuinya, memang masih terdapat kelemahan terkait mata pelajaran yang diujikan. "Jika yang diujikan matematika, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia saja maka orientasinya cenderung mencetak kuli di negeri sendiri. Sebab siswa juga harus memahami betul sejarah peradaban bangsanya,"katanya.

Ia mengaku sependapat dengan gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA. yang hingga saat ini masih bersikukuh mempertahankan UN sebagai standardisasi mutu bangsa.

Lebih dari itu, ia menjelaskan, bahwa konsep UN yang merupakan wujud dari sentralisasi pendidikan bahkan tetap dipertahankan di negara Malaysia yang notabene merupakan negara federal.

"Negara Malaysia saja yang merupakan negara federal masih tetap memberlakukan konsep UN sebagai cerminan setralisasi penidikan dengan tujuan standardisasi mutu dan pola pikir bangsanya, apalagi Indonesia,"katanya.

Ia mengatakan selain sebagai standardisasi mutu, UN juga memiliki fungsi yang lebih penting yakni sebagai wahana untuk mempertahankan kebinekaan.

"Yang lebih penting dari fungsi UN adalah memunculkan pola pikir bahwa kita itu bukan hanya bineka tapi juga yang tunggal ika,"katanya.


Sementara mantan wapres Jusuf Kalla (JK), menginginkan ujian nasional (UN) tetap dipertahankan. Ia berpendapat, UN merupakan cara untuk mempertahankan mutu pendidikan nasional.

Menurut JK, UN berbeda dengan ujian sekolah. Baginya ujian sekolah merupakan tempat untuk menguji apa yang telah diajarkan. Sementara UN menjadi tempat untuk menguji apa yang seharusnya diketahui murid sesuai dengan kurikulum.

Ini yang menjadikan UN sebagai cara untuk mempertahankan mutu pendidikan. "Saya bersikeras UN harus tetap jalan demi masa depan bangsa ini," kata dia di Malang, Sabtu (4/5).

JK mengatakan, sistem pendidikan sebelumnya seperti menjadi pembodohan nasional karena semua siswa dliluluskan. Ditambah adanya teori koefisien.

Ia mencontohkan, di Jakarta memiliki koefesien enam, sedangkan di Kendari empat. Karenanya, yang di Kendari didongkrak dua sehingga sama dengan Jakarta. "Itu dosa terbesar pendidikan yang membeda-bedakan mutu nasionalnya," kata dia.

Dengan sistem seperti itu, ujarnya, telah terjadi diskriminasi nasional. Sehingga, ia melihat seakan mutu pendidikan nasional tidak harus dijaga. Karena itu, ia menginginkan sistem UN bisa dipertahankan. "Lebih baik anda marah kepada saya dari pada masa depan bangsa ini rubuh," ujar Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu.

Sumber: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Pengumuman UN 2013 di Inggris

0 comments
Ujian Nasional bukan hanya diselenggarakan di negara kita, namun di berbagai negara lain juga dilaksanakan. Misalnya negara yang dekat dengan Indonesia, Korea Selatan. Dikabarkan para para siswa tamatan sekolah menengah atas di Korea Selatan menghadapi ujian nasional dengan persaingan yang amat tinggi untuk bisa masuk universitas terkemuka.

Di negeri Inggris juga dikenal Ujian Nasional. Bahkan baru-baru ini para siswa menengah atas Inggris, Kamis 15 Agustus, menerima hasil ujian nasional yang disebut A Level yang sekaligus menentukan universitas yang menerima mereka.

Lebih dari 300.000 siswa di Inggris, Wales, dan Irlandia Utara bisa mendapatkan hasil langsung dari sekolahnya, internet, atau mengaturnya lebih dulu lewat pos.

Jumlah yang mendapat nilai A atau yang tertinggi A* tahun ini turun tipis 0,3%, dari 26,6% tahun 2012 menjadi 26,3%.

Sebelumnya, jumlah yang mendapat nilai tertinggi tersebut selalu naik dari tahun ke tahun.

Bagaimanapun proporsi siswa yang diterima di universitas meningkat menjadi 98,1% walau memang terus meningkat dalam 30 tahun belakangan.


Bahasa menurun

Hasil dari yang disebut A Level ini akan menjadi penentu untuk masuk universitas dengan universitas top akan memilih para calon mahasiswa yang mendapat nilai A Level yang tinggi.

Seperti yang diperkirakan sebelumnya, lebih banyak mahasiswa yang memilih mata pelajaran matematika dalam ujian nasional dengan peningkatan 3%.

Sementara bahasa asing, Prancis dan Jerman, turun 10% dan 11% walau ada peningkatan bagi yang memilih Bahasa Spanyol, yaitu sebesar 4%.

Mata pelajaran lain yang populer yang dipilih siswa adalah ekonomi (naik 7,4%), kimia (naik 5,2%), dan fisika (3,1%).

Para siswa sekolah menengah diwajibkan sedikitnya memilih tiga mata pelajaran untuk A Level tanpa ada batasan maksimal. Pemilihan mata pelajaran terkait dengan bidang studi yang dipilih di universitas.


Sumber: BBC Indonesia
Saturday, May 18, 2013

Jadwal Pengumuman Kelulusan Ujian Nasional 2013

0 comments
Pengumunan Ujian Nasional Tahun pelajaran 2012/2013 sekitar 6 hari lagi. Hasil evaluasi tahunan untuk hasil pendidikan di jenjang pendidikan dasar dan menengah tersebut, ditandai dengan pengumuman UN SMA/MA/SMK/sederajat yang dijadwalkan oleh Pemerintah pada tanggal 24 Mei 2013. Sedangkan Jadwal Pengumuman Ujian Nasional untuk tingkat SMP/MTs sederajat dijadwalkan tanggal 1 Juni 2013. Adapun mengenai kelulusan ujian nasional SD/MI dalam POS UN diatur, katanya paling lambat 8 Juni.

Ketentuan kelulusan UN SD/MI tersebut dapat dipahami karena dalam ujian nasional Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah, Pemerintah daerah berperan besar. Sehingga pengumuman kelulusannya selain diselenggarakan di satuan pendidikan, juga bisa berbeda untuk tiap daerahnya di Indonesia.

Mengenai wacana kemungkinan mundurnya hasil pengumuman, sebenarnya tidak perlu kita perdebatkan lagi. Pihak Pemerintah memalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah berulangkali menegaskan bahwa Pengumuman Ujian Nasional tetap pada jadwal semula, dengan demikian tidak ada perubahan walaupun Jadwal UN di tingkat SMA ada perbedaan.

Berikut kami sampaikan info Jadwal Pengumuman UN 2013, semoga sukses!


Jadwal Pengumuman


No.Jenjang Jadwal Pengumuman
1 SMA/MA/SMK 24 Mei 2013
2 SMP/MTs 1 Juni 2013
3 SD/MI 8 Juni 2013
4 Program Paket *)


*) Keterangan:
- Pengumuman hasil kelulusan UN Paket C setara SMA/MA sekitar tanggal 24 Mei 2013
- Pengumuman hasil kelulusan UN Paket B setara SMP/MTs sekitar tanggal 1 Juni 2013
- Pengumuman hasil kelulusan UN Paket A setara SD/MI sekitar tanggal 8 Juni 2013

Dalam hal sosialisasi pengumuman, Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mempunyai peranan penting dalam pengumuman pelaksanaan hasil ujian nasional (UN) tahun 2013. Walaupun ada wacana akan ada perubahan pengelola Puspendik, Oleh karena itu, Kemdikbud tetap mempertahankan Puspendik sampai pengumuman hasil UN keluar. Hal ini terkait dengan sudah keluarnya hasil investigasi mundurnya pelaksanaan UN.

Menurut Mendikbud Mohammad Nuh kalau Puspendik harus diberhentikan sebelum hasil UN keluar, lalu siapa yang mengambil alih di dalam penilaian itu?" Oleh karena itu, lanjutnya, pemberian sanksi tersebut juga harus disituasikan. Karena, bila mengalami pengunduran pengumuman hasil UN, maka akan berdampak sistemik. Rentetan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pun menjadi kacau, bahkan mereka yang akan melanjutkan pendidikannya ke luar negeri juga akan terkena imbasnya.


Demikian info Jadwal Pengumuman UN 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Rabbal Alamin!

Sumber:
- Kemdikbud
- pengumumanun.com




Kegiatan Pendaftaran Sbmptn 2013 Perlu Ketelitian

0 comments
Kegiatan Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 telah berlangsung sekitar 5 hari semenjak pukul 08.00 WIB pagi tangal 13 Mei. Pendaftaran online seleksi PTN nasional ini berlasung di laman panitia Sbmptn yaitu sbmptn.or.id atau subdomainnya ujian.sbmptn.or.id.

Walaupun registrasi Sbmptn digelar secara daring, namun tidak sepenuhnya online. Karena para calon peserta sebelumnya harus melakukan pembayaran biaya Sbmptn di Bank yang ditunjuk oleh panitia. Para peserta tetap harus antre, seperti yang terjadi di Indonesia bagian Timur di Unhas dan Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulawesi Selatan hingga hari kedua Selasa (14/5) masih terlihat antre di bank mitra kampus tersebut.

Namun untungnya, antrean berjalan dengan tertib. Mereka perlu melaksanakana kegiatan tersebut karena proses pendaftaran dengan terlebih dahulu mengambil Personal Identifikasi Number (PIN) untuk login pendaftaran secara online bisa dilakukan di autlet Bank Mandiri di manapun. Hal ini membuat peserta tidak terkonsentrasi pada satu tempat saja. Melainkan bisa memilih tempat lain yang dianggap paling dekat dengan tempat domisilnya.

Kepala Bagian Humas Unhas, Iqbal Sultan mengatakan model seleksi Sbmptn memang diterapkan untuk menjawab tuntutan dunia pendidikan dalam hal seleksi masuk. Selain itu, kata dia, akan mengubah kondisi yang selama ini sering terjadi penumpukan peserta menjadi lebih terakomodasi. Apalagi, dengan bekerja sama dengan perbankan, maka pekerjaan dalam penerimaan mahasiswa menjadi lebih ringan karena peserta tinggal berhubungan dengan bank.

Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bagi mahasiswa baru tahun 2013 melalui jalur tes tertulis dimulai menyediakan kuota sekitar 90.000 kursi di berbagai program studi di 62 PTN yang tersebar di 4 (empat) wilayah Sbmptn di Indonesia.

Apabila calon peserta sudah mendapatkan data dari Bank, selanjutnya silakan akses laman ujian.sbmptn.or.id. Di laman Pendaftaran Online Sbmptn 2013 tersebut anda harus mengisi sekitar 3 kolom isian yang terdiri dari Kode Akses Pendaftaran (KAP), PIN, dan memasukkan rangkaian huruf di atas Captcha. Dalam pengisian Captcha agar difahami bahwa penulisan huruf besar dan huruf kecil sama saja (case insensitive) dan tidak ada angka.

Mohon dipastikan oleh para peserta dalam melakukan pendaftaran hal-hal sebagai berikut :

  1. Fitur Javascript pada browser harus diaktifkan
  2. Fitur Cookies pada browser harus diaktifkan
  3. Jika meninggalkan komputer atau diganti oleh pengguna lain, pastikan anda sudah keluar dengan cara menekan tombol "Keluar" yang tersedia
  4. Bagi peserta Bidikmisi, KAP dan PIN yang dimasukkan harus sesuai dengan yang tercetak di Kartu Peserta Bidikmisi
  5. Bagi bukan peserta Bidikmisi, KAP dan PIN yang dimasukkan harus sesuai dengan yang tercetak pada Bukti Pembayaran dari Bank
  6. Hati-hati dalam mengisi pendaftaran online ini
  7. Kesalahan pengisian dapat berakibat anda harus membayar biaya ujian lagi
  8. Jika KAP dan/atau PIN yang tercetak pada bukti pembayaran salah, segera hubungi Bank Mandiri terdekat
  9. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas tentang pendaftaran online ini, dapat menghubungi Help Desk SBMPTN 2013 di alamat http://halo.sbmptn.or.id atau nomor telepon 0804-1-456-456


Ketua Panitia SBMPTN 2013, Prof. DR. Akhmaloka mengatakan, panitia melakukan beberapa perubahan terutama terkait nama kelompok jurusan. Jika tahun lalu panitia membuka kelompok IPA, IPS, dan Campuran, tahun ini berubah nama menjadi Sosial Humaniora (Soshum), Sain dan Teknologi (Saintek), dan Campuran. Calon mahasiswa bisa memilih maksimal tiga program studi.

Pengumuman hasil kelulusan ujian Sbmptn rencananya akan dilaksanakan pada 12 Juli 2013 yang akan digelar secara online pukul 17:00 WIB dan melalui media cetak pada tanggal 13 Juli 2013. Adapun siswa yang bisa mendaftarkan diri yakni siswa lulusan SMA/MA/SMK sederajat dan lulusan program paket C tahun 2011 dan 2012 serta siswa pemegang surat keterangan hasil UN SLTA/setara (lulusan) tahun 2013. Khusus untuk lulusan tahun 2012/2013, kelulusan ujian nasional mereka akan menentukan apakah mereka diterima atau tidak.

Apabila anda punya kesulitan terkait Pendaftaran Sbmptn, Panitia membuka Call Center SBMPTN dengan no. 0804-1-456-456, keluhan anda akan dilayani setiap hari pukul 09.00 - 16.00 WIB, dengan ketentuan Jam istirahat panitia pelayanan adalah pukul 12.00 - 13.00 WIB siang hari.


Semoga info Pendaftaran Sbmptn 2013 Online dapat membantu para calon peserta Sbmptn dan pihak-pihak yang terkait seleksi Sbmptn 2013, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Rabbal Alamin!

Sumber :
- Sbmptn (sbmptn.or.id)
- Team Sbmptn.web.id




Tuesday, April 16, 2013

Permintaan Maaf Mendikbud Terkait Jadwal UN 2013

0 comments
Mewakili Pemerintah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Mohammad Nuh, menyampaikan permintaan maaf kepada orangtua, siswa, dan masyarakat, atas perubahan jadwal UN di 11 Provinsi wilayah Indonesia Tengah karena adanya persoalan teknis percetakan.

Permintaan maaf Mendikbud tersebut disampaikan pada jumpa pers, Minggu, 14 April 2013 dan diungkapkan kembali pada saat sidak pelaksanaan UN SMA sederajat, di Jakarta, Senin pagi, 15 April 2013.

Mendikbud juga menyampaikan secara terbuka bahwa pergeseran jadwal UN tersebut menjadi tanggungjawabnya dan akan dilakukan investigasi terhadap PT Ghalia Indonesia Printing yang melaksanakan percetakan bahan UN di 11 provinsi tersebut.

Dalam Investigasi tersebut, lanjut Mendikbud, pihaknya menugaskan Inspektur Jenderal Kemdikbud, Haryono Umar untuk melakukan investigasi mengapa sampai terjadi keterlambatan percetakan.


BSNP Keluarkan Surat Edaran Tentang Pergeseran Jadwal UN di 11 Provinsi

Sehubungan dengan adanya keterlambatan dalam pencetakan naskah soal Ujian Nasional 2013 (UN) untuk 11 Provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, Ketua BSNP M. Aman Wirakartakusumah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 0017/SDAR/BSNP/IV/2013 tanggal 14 April 2013 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Rektor PTN di 11 Provinsi tentang pergeseran jadwal UN di 11 Provinsi.

Dalam Surat Edaran Ketua BSNP memutuskan menggeser jadwal pelaksanaan UN SMA/MA, SMALB, UNPK/Paket C dan SMK tahun pelajaran 2012/2013 di 11 Provinsi yang semula UN Utama pada hari Senin, 15 April – 18 April 2013 digeser menjadi Kamis, 18 April – Selasa 23 April 2013.

Komisi X DPR RI Pertimbangkan Tambah Anggaran UN

Komisi X DPR RI akan mempertimbangkan penambahan unit cost pelaksanaan Ujian Nasional (UN), karena alokasi yang ada selama ini dianggap kurang. Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Asman Abnur dalam dialog dengan kalangan pendidikan, di Batam, Senin (15/4).

Politisi Partai Amanat Nasional itu selanjutnya mengatakan, biaya UN per siswa saat ini yang sekitar Rp 50.000 dirasakan sangat kurang untuk membiayai try out yang biasanya tidak hanya sekali, honor pengawas, serta peningkatan beban kerja guru menjelang UN. “Jangan sampai kekurangan biaya UN ditutupi oleh Komite Sekolah yang ujung-ujungnya melakukan pungutan dari orang tua siswa”, kata politisi dari daerah pemilihan Kota Batam itu. Asman berjanji akan mengusulkan penambahan itu dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

UN Berkualitas Ciptakan Generasi Berkualitas

Penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi diharapkan lebih efisien secara teknis dan ekonomis seiring dengan meningkatnya kualitas penyelenggaraan Ujian Nasional (UN).

Dengan demikian, peningkatan mutu input ke PTN dan PTS akan ikut meningkat. "Kalau kualitas penyelenggaraan UN meningkat, kualitas input meningkat, maka mutu PT juga ikut meningkat. Beban ekonomi proses pembelajaran makin efisien karena mahasiswa dapat menyelesaikan kuliahnya tepat waktu," demikian dikatakan Rektor Universitas Nusa Cendana NTT, Frans Umbu Data, ketika ditemui di kantornya, Senin (15/04).

Frans menuturkan dengan meningkatkan kualitas input, semakin banyak mahasiswa yang lulus cepat, maka perputaran penerimaan mahasiswa baru juga semakin meningkat tiap tahunnya. Hal ini kemudian diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kualitas generasi muda yang akan membangun daerahnya.

Tentunya, ini semua juga harus didukung pada perbandingan yang seimbang antara kualitas sekolah, daya dukung sumber daya manusia, sarana prasana, termasuk kepemimpinan kepala sekolahnya.

Dari sisi pendidikan karakter, menurut Frans, pendidikan harus dapat mencerdaskan kehidupan bangsa agar tidak menjadi bangsa robot. "Dampak positif dari UN terlihat semakin banyak siswa yang mendekatkan dirinya ke Tuhan sebagai salah satu bentuk usaha spiritual. Disini terlihat bahwa kecerdasan akademik dan spiritual sejalan," ujarnya.

Kedepannya Frans berharap selain ada evaluasi UN tahunan, juga per 10 tahun dengan fokus evaluasi menyeluruh UN terkait dengan daya dukung sumber daya manusia, sarana prasarana, kurikulum, maupun manajemen sekolah.

Terkait perubahan jadwal UN 2013, kepada peserta didik SMA sederajat di wilayah Indonesia Tengah, Mendikbud meminta agar tetap tenang dan dengan pergeseran waktu agar dimanfaatkan untuk menyiapkan diri tetap belajar dan belajar. Jangan percaya terhadap oknum yang menawarkan soal dan kunci jawaban, karena UN 2013 menggunakan 20 paket soal dan kode bar, sehingga sangat sulit untuk terjadi kebocoran. “Belajar dan tetaplah percaya diri”, pesan Mendikbud.

Sumber: Kemdikbud



Revisi Jadwal UN 2013

0 comments
Pelaksanaan Ujian Nasional 2013 di tingkat SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C untuk 11 provinsi ditunda. Penundaan ujian nasional (UN) SMA di 11 provinsi membuat perasaan para siswa campur aduk. Rata-rata para siswa merasa dirugikan. Namun, tak sedikit juga yang berpikir positif dan menganggap penundaan ini sebagai waktu belajar tambahan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh, menyampaikan permintaan maaf kepada orangtua, siswa, dan masyarakat, atas perubahan jadwal UN di 11 Provinsi wilayah Indonesia Tengah karena adanya persoalan teknis percetakan.

Permintaan maaf Mendikbud tersebut disampaikan pada jumpa pers, Minggu, 14 April 2013 dan diungkapkan kembali pada saat sidak pelaksanaan UN SMA sederajat, di Jakarta, Senin pagi, 15 April 2013.

Mendikbud juga menyampaikan secara terbuka bahwa pergeseran jadwal UN tersebut menjadi tanggungjawabnya dan akan dilakukan investigasi terhadap PT Ghalia Indonesia Printing yang melaksanakan percetakan bahan UN di 11 provinsi tersebut.

Dalam Investigasi tersebut, lanjut Mendikbud, pihaknya menugaskan Inspektur Jenderal Kemdikbud, Haryono Umar untuk melakukan investigasi mengapa sampai terjadi keterlambatan percetakan.

Hal yang sangat penting kata Mendikbud, menyelesaikan percetakan dan mendistribusikan segera bahan UN ke 11 Provinsi tersebut.

Kepada peserta didik SMA sederajat di wilayah Indonesia Tengah, Mendikbud meminta agar tetap tenang dan dengan pergeseran waktu agar dimanfaatkan untuk menyiapkan diri tetap belajar dan belajar. Jangan percaya terhadap oknum yang menawarkan soal dan kunci jawaban, karena UN 2013 menggunakan 20 paket soal dan kode bar, sehingga sangat sulit untuk terjadi kebocoran. “Belajar dan tetaplah percaya diri”, pesan Mendikbud.


Jadwal Semula - sebelum berubah

- Keterangan : jadwal tersebut tetap berlaku untuk provinsi lainnya.

Ujian Nasional SMA/MA 2013


Program IPA



No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit 15 April 2013
2 Fisika 40 120 menit 16 April 2013
3 Bahasa Inggris 50 120 menit 16 April 2013
4 Matematika 40 120 menit 17 April 2013
5 Kimia 40 120 menit 18 April 2013
6 Biologi 40 120 menit 18 April 2013





Program IPS



No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit 15 April 2013
2 Ekonomi 40 120 menit 16 April 2013
3 Bahasa Inggris 50 120 menit 16 April 2013
4 Matematika 40 120 menit 17 April 2013
5 Sosiologi 50 120 menit 18 April 2013
6 Geografi 50 120 menit 19 April 2013





Program Bahasa



No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit 15 April 2013
2 Bahasa Asing 50 120 menit 16 April 2013
3 Bahasa Inggris 50 120 menit 16 April 2013
4 Matematika 40 120 menit 17 April 2013
5 Antropologi 50 120 menit 18 April 2013
6 Sastra Indonesia 40 120 menit 18 April 2013










Program Keagamaan




No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit 15 April 2013
2 Tafsir 50 120 menit 16 April 2013
3 Bahasa Inggris 50 120 menit 16 April 2013
4 Matematika 40 120 menit 17 April 2013
5 Fikih 50 120 menit 18 April 2013
6 Hadits 50 120 menit 18 April 2013

Jadwal Baru - pasca pergeseran jadwal ujian nasional (UN) Bahasa Indonesia

- Keterangan : jadwal tersebut hanya berlaku untuk 11 provinsi sebagaimana kami informasikan di atas.

Ujian Nasional SMA/MA 2013


Program IPA



No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Kimia 40 120 menit 18 April 2013
2 Biologi 40 120 menit 18 April 2013
3 Matematika 40 120 menit 19 April 2013
4 Bahasa Indonesia 50 120 menit 22 April 2013
5 Fisika 40 120 menit 23 April 2013
6 Bahasa Inggris 50 120 menit 23 April 2013





Program IPS



No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Sosiologi 50 120 menit 18 April 2013
2 Geografi 50 120 menit 18 April 2013
3 Matematika 40 120 menit 19 April 2013
4 Bahasa Indonesia 50 120 menit 22 April 2013
5 Ekonomi 40 120 menit 23 April 2013
6 Bahasa Inggris 50 120 menit 23 April 2013





Program Bahasa



No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Antropologi 50 120 menit 18 April 2013
2 Sastra Indonesia 40 120 menit 18 April 2013
3 Matematika 40 120 menit 19 April 2013
4 Bahasa Indonesia 50 120 menit 22 April 2013
5 Bahasa Asing 50 120 menit 23 April 2013
6 Bahasa Inggris 50 120 menit 23 April 2013










Program Keagamaan




No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Fikih 50 120 menit 18 April 2013
2 Hadits 50 120 menit 18 April 2013
3 Matematika 40 120 menit 19 April 2013
4 Bahasa Indonesia 50 120 menit 22 April 2013
5 Tafsir 50 120 menit 23 April 2013
6 Bahasa Inggris 50 120 menit 23 April 2013


Untuk memahami perubahan jadwal UN 2013 tersebut dipersilakan untuk mendownload filenya disini.

Sehubungan dengan adanya keterlambatan dalam pencetakan naskah soal Ujian Nasional 2013 (UN) untuk 11 Provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, Ketua BSNP M. Aman Wirakartakusumah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 0017/SDAR/BSNP/IV/2013 tanggal 14 April 2013 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Rektor PTN di 11 Provinsi tentang pergeseran jadwal UN di 11 Provinsi.

Dalam Surat Edaran Ketua BSNP memutuskan menggeser jadwal pelaksanaan UN SMA/MA, SMALB, UNPK/Paket C dan SMK tahun pelajaran 2012/2013 di 11 Provinsi yang semula UN Utama pada hari Senin, 15 April – 18 April 2013 digeser menjadi Kamis, 18 April – Selasa 23 April 2013.

Ketua BSNP menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak atas keterlambatan tersebut dan mengharapkan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Perguruan Tinggi di 11 Provinsi untuk tetap bersama-sama sekuat tenaga mensukseskan pelaksanaan Ujian Nasional di Provinsi masing-masing.

Semoga penundaan Ujian Nasional di beberapa daerah tidak menurunkan semangat semua pihak yang terlibat dalam UN 2013, terutama siswa. Ayo tetap semangat guna menyukseskan ujian nasional tahun 2013! Demikian informasi perubahan Jadual UN 2013 untuk 11 provinsi di Indonesia kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber: Kemdikbud



Tuesday, April 9, 2013

Contoh Lembar Jawaban UN 2013

0 comments
ementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merilis contoh lembar jawaban ujian nasional (LJUN) 2013 yang akan digunakan untuk ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA/SMALB dan ujian nasional Paket C pada 15 April s.d. 18 April 2013. Seperti yang diumumkan, pada LJUN ini terdapat barcode di sisi kanan atas sebagai penanda.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro mengatakan bahwa LJUN pada tahun ini dibuat satu paket dengan naskah soal UN. Bahkan, barcode yang ada di sisi kanan atas LJUN tersebut juga identik dengan barcode yang ada di naskah soal. Menurutnya dengan sistem barcode ini, peserta UN tidak perlu lagi menulis kode soal. Untuk memeriksanya, barcode LJUN akan dipindai dan disesuaikan dengan naskah.



Ia juga mengimbau agar pengawas UN memahami hal ini sehingga apabila ada siswa yang meminta tukar LJUN karena rusak, naskah soalnya juga harus diganti baru. Kemudian para peserta didik juga diminta untuk memisahkan LJUN dengan naskah soal sebelum mengerjakan soal UN. Menurutnya, LJUN hanya boleh digunakan untuk mengerjakan naskah soal yang menjadi pasangannya karena merupakan satu paket dan ada kode yang saat dipindai akan ketahuan lembar LJUN mengacu soal yang mana.

Dalam rapat persiapan Posko UN 2013 dengan Tim Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemdikbud, Rabu (3/4), Khairil juga menjelaskan panitia persiapan akan menyatukan naskah soal dan LJUN. Kemudian, barcode akan ditempatkan di sisi kedua lembaran yang disatukan tersebut. Khairil menyatakan para siswa diharapkan dapat mengisi nama, dan nomor ujian sebelum kedua lembar itu dipisahkan oleh pengawas ruang ujian.

Khairil mencontohkan apabila terdapat siswa yang ingin mencontek, atau bahkan menyobek, dan menukar LJUN yang dimiliki dengan LJUN temannya, maka hal itu dapat terhindari. “LJUN, dan naskah adalah satu kesatuan, apalagi terdapat barcode, maka kemungkinan untuk bocor juga tidak mungkin,” jelas Khairil.

Selain itu, antisipasi pengamanan juga diberlakukan dengan penerapan 20 tipe soal UN, dengan tingkat kesukaran yang sama. Artinya, para peserta didik akan mendapatkan naskah soal UN yang berbeda satu dengan yang lain. Apabila jumlah peserta didik melebihi jumlah tipe soal, pihak sekolah harus membagi dua jumlah tersebut, untuk menempatkan mereka di kelas berbeda. Sehingga, para peserta didik akan mendapatkan masing-masing satu tipe soal UN.

Seperti diketahui, UN kali ini memiliki 20 variasi paket naskah soal untuk setiap ruang ujian berisi 20 peserta. Dengan demikian, peserta didik dapat konsentrasi dalam mengerjakan soal dan cukup mempelajari materi sesuai kisi-kisi sebelum ujian berlangsung.

Demikian Contoh Lembar Jawaban UN 2013 yang diberikan oleh Kemdikbud dalam rangka Ujian Nasional 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Rabbal Alamin!

Sumber: Kemdikbud



Masalah Teknis UN 2013 dan Solusinya

0 comments
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) memberikan panduan berbagai permasalahan Teknis di lapangan dan solusinya dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2013. Dalam rangka membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terutama terkait penyelenggaraan ujian nasional tahun pelajaran 2012/2013, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) memberikan panduan tentang beberapa permasalahan teknis yang mungkin terjadi di lapangan beserta solusi penyelesaiannya secara terstandar.

Panduan Permasalahan Teknis Ujian Nasional 2013 hendaknya dijadikan pedoman oleh panitia dan siswa peserta UN 2013 di setiap jenjang pendidikan / sekolah! Berikut kami samapaikan info selengkapnya!



1. Apakah peserta UN yang hamil atau sedang tersangkut masalah hukum berhak mengikuti UN?

Peserta UN yang hamil atau sedang tersangkut masalah hukum berhak mengikuti UN. Kelulusan yang bersangkutan dari satuan pendidikan ditetapkan melalui rapat dewan guru dengan mengacu kepada kriteria kelulusan yang ada di dalam POS UN tahun 2013.

2. Bagaimana jika ada kesalahan soal dalam distribusi, misalnya soal untuk provinsi A dikirim ke provinsi B?

Dengan adanya pencetakan naskah secara terpusat seperti sekarang ini, kemungkinan kecil akan terjadi kesalaan distribusi soal. Namun, jika hal itu terjadi, maka Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dari perguruan tinggi di wilayah tersebut menghubungi pihak percetakan untuk menggantikan dengan naskah soal yang benar dan dibuatkan berita acara. Tanggungjawab pertecetakan adalah mengirimkan naskah UN ke tempat tujuan yang benar.

3. Bagaimana pelaksanaan UN bagi peserta Tuna Netra yang tidak mendapatkan soal UN dalam bentuk Braille?

Bagi peserta Tuna Netra yang tidak mendapatkan soal UN dalam bentuk Braille, akan didampingi oleh guru pengawas untuk membacakan soal ujian. Untuk itu akan ada penambahan waktu 40 menit dengan jedah waktu 30 menit antar mata pelajaran.

4. Bagaimana jika ada kekurangan/kerusakan naskah soal dan LJUN di ruang ujian?

a. Jika terjadi kekurangan naskah soal dan LJUN di ruang ujian, maka diberikan satu set naskah soal dan LJUN cadangan yang terdapat di ruang lain atau sekolah/madrasah yang terdekat.

b. Jika sebelum UN dimulai dan diketahui ada kekurangan naskah soal dan LJUN dalam jumlah yang banyak dan naskah soal dan LJUN cadangan tidak mencukupi, maka penyelenggara UN Tingkat Satuan Pendidikan diperbolehkan memfotokopi sesuai jumlah yang diperlukan. Pada saat proses fotokopy, siswa tetap menunggu sampai soal yang difotokopi datang, kemudian mereka memulai UN secara bersamasama. Pada saat memotokopi naskah, supaya diperhatikan naskahnya lengkap sepasang antara LJUN dengan naskah soalnya sehingga barcode di naskah soal sesuai dengan barcode di LJUN.

c. Jika di sekolah atau wilayah tersebut tidak ada mesin fotokopi, maka siswa yang tidak mendapatkan naskah soal UN diberi soal yang sudah dikerjakan oleh temannya dan jawaban ditulis di kertas kosong sebagai pengganti LJUN. Selanjutnya soal dan jawaban dibawa ke tempat pemindaian (PTN) untuk dipindah ke LJUN dengan dibuatkan berita acara. Dalam hal ini, di tempat pemindaian harus sudah disiapkan LJUNnya dan petugas pemindaian harus sudah dicoaching sebelumnya bagaimana mengantisipasi kejadian seperti ini.

d. Jika di tengah-tengah pelaksanaan ujian peserta ujian menggunakan hapusan kemudian LJUNnya rusak atau robek, maka peserta ujian harus diberikan pasangan naskah soal dan LJUN yang baru. Peserta ujian tidak harus mengulang atau mengerjakan kembali soal-soal yang sudah dikerjakannya, tetapi cukup mengerjakan soal nomor berikutnya pada naskah soal (tidak pada LJUN) atau pada kertas kosong (HVS). Soal dan jawaban dikumpulkan dan dikirim ke tempat pemindaian. Kejadian ini harus dituangkan dalam berita acara. Sebelum pemindaian, petugas pemindai akan memindahkan jawaban tersebut ke LJUN terlebih dahulu. Kejadian ini dibuatkan berita acara di tempat pemindaian.

5. Bagaimana jika ada peserta UN yang memperoleh naskah soal/LJUN yang cacat atau rusak?

Peserta UN yang memperoleh naskah soal/LJUN yang cacat atau rusak, maka naskah soal dan LJUN tersebut diganti dengan satu set naskah soal dari naskah soal/LJUN cadangan di ruang ujian atau ruang lain atau sekolah lain.

6. Bagaimana penempatan peserta dalam ruang ujian jika ada yang kurang dari 20 peserta?

a. Jika peserta UN di sekolah/madrasah sudah dibagi menjadi 20 peserta untuk setiap ruang ujian dan masih ada kelebihan < 5 (lima) peserta, maka pembagian peserta ujian di dalam ruang ujian diatur sebagai berikut:


















Jumlah PesertaRuang 1 Ruang 2
21 10 11
22 10 12
23 10 13
24 10 14
25 10 15


b. Jika kelebihan peserta > 6 siswa, maka peserta tersebut ditempatkan dalam satu ruang tersendiri.

7. Apa tindakan yang diambil jika terjadi pelanggaran POS UN oleh peserta UN atau pengawas ruang ujian?

a. Untuk jenis pelanggaran ringan, cukup diberi peringatan secara lisan.

b. Untuk jenis pelanggaran sedang dan berat, pengawas satuan pendidikan atau penyelenggara UN tingkat satuan pendidikan melaporkan temuan tersebut ke Posko UN untuk ditindaklanjuti.

c. Laporan harus disertai dengan data-data dan bukti-bukti yang valid, akurat, dan dapat dipercaya.


8. Untuk daerah terpencil yang sarana transportasinya terbatas, pengawas satuan pendidikan tidak bisa menyerahkan LJUN dari satuan pendidikan ke Perguruan Tinggi setiap hari. Apa yang harus dilakukan?

Dalam kondisi seperti itu, LJUN dapat disimpan di titik simpan soal terakhir sampai hari terakhir UN dengan pengamanan dari Kepolisian. Selanjutnya pengawas menyerahkan LJUN tersebut ke perguruan tinggi pada hari terakhir ujian dengan mempertimbangkan keberadaan sarana transportasi di wilayah tersebut.

9. Apa yang harus dilakukan jika LJUN tidak dapat dipindai?

Petugas mengecek dan memastikan apakah masalah tersebut disebabkan oleh kerusakan mesin pemindai (scanner) atau disebabkan oleh LJUN. Jika kesalahan pada alat pemindai, maka perlu diperbaiki.
Jika kesalahan pada LJUN maka perlu diteliti apakah ada kesalahan pengisian oleh peserta didik atau ada sebab lain. Petugas pemindai perlu membuat solusi atas masalah tersebut, misalnya menghitamkan jawaban siswa yang tidak terbaca, dan dituangkan dalam berita acara.

Untuk file selengkapnya termasuk diagram alur kekurangan atau kerusakan naskah soal dan LJUN, bisa anda download disini.

Demikian berbagai Masalah Teknis Ujian Nasional 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Rabbal Alamin!

Sumber : Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)



Arsip Website

 
UN SD © 2011 Schools Directory & World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends